Dasar Hukum Puasa Romadhon

Dasar Hukum Puasa Romadhon

Dasar Hukum Puasa Romadhon. Puasa romadhon merupakan salah satu dari rukun Islam yang lima, yang dilaksanakan selama bulan Romadhon (bulan ke-9 dalam penanggalan Hijriah). Puasa tersebut wajib dikerjakan oleh setiap muslim yang mukallaf, berdasarkan dalil-dalil berkut:

Firman Allah subhanahu wa ta’aala

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (١٨٣)

أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ (١٨٤

(183) Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

(184) (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka Barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi Makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan[*], Maka Itulah yang lebih baik baginya. dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. [*] Maksudnya memberi Makan lebih dari seorang miskin untuk satu hari.

Sejak diwajibkan puasa hingga Rosululloh saw wafat, beliau menemui sembilan kali Romadhon; delapan kali 29 hari, dan satu kali 30 hari.

Hadits

Hadits dari Abdulloh ibnu Umar

قال رسول الله ﷺ بُنِيَ الْإِسْلَامُ عَلَى خَمْسٍ

شَهَادَةِ أَنْ لَا إِلهَ إِلَّا الله وَأَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَإِقَامِ الصَّلَاةِ وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ وَحَجِّ الْبَيْتِ وَصَوْمِ رَمَضَانَ

Rosululloh saw bersabda:

Islam dibangun di atas lima dasar, yakni bersaksi bahwa tidak ada yang disembah kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah hambaNya dan rosulNya; mendirikan sholat; menunaikan zakat; mengerjakan haji; dan berpuasa pada bulan romadhon. [HR al-Bukhori, Muslim, at-Turmudzi, an-Nasa’I, dan Ahmad]

Hadits dari Abu Huroiroh bahwa Rosululloh saw bersabda

صُوْمُوْا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوْا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُبِّيَ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوْا عِدَّةَ شَعْبَانَ ثَلَاثِيْنَ

Artinya: Puasalah karena melihat hilal dan berbukalah karena melihatnya, apabila kamu terhalang penglihatanmu oleh awan, maka sempurnakanlah bilangan bulan Sya’ban tiga puluh hari. [HR al-Bukhori, dan Muslim dan ini lafal al-Bukhori]

Hadits dari Abu Huroiroh

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن أعرابيا أتى النبي فقال دلني على عمل إذا عملته دخلت الجنة قال تَعْبُدُ اللهَ لَا تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا وَتُقِيْمُ الصَّلَاةَ الْمَكْتُوْبَةَ وَتُؤَدِّي الزَّكَاةَ الْمَفْرُوْضَةَ وَتَصُوْمُ رَمَضَانَ …

Diriwayatkan dari Abu Huroiroh r.a. bahwa seorang Arab pedalaman datang menghadap Nabi saw seraya bertanya, Tunjukkan kepada ku suatu perbuatan jika aku kerjakan membuatku masuk surga! Rosululloh saw bersabda: Engkau menyembah Allah semata, tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, mendirikan sholat wajib, membayar zakat yang difardukan, serta berpuasa Romadhon… [HR. al-Bukhori dan Muslim].

Hadits ini secara kongkrit menjelaskan bahwa puasa Romadhon itu wajib, sama halnya dengan ibadah-ibadah lain yang wajib dikerjakan, seperti sholat fardhu.

Ijma’ seluruh kaum muslimin

Umat Islam telah berijma’ dari dahulu hingga sekarang bahwa puasa Romadhon adalah salah satu rukun Islam yang lima. Wajib dikerjakan oleh setiap Muslim yang mukallaf.

Tinggalkan komentar